Menjajal Yaris TRD Sportivo
Sebenarnya badan dan otak belum pulih seusai jetlag 10 hari meliput pagelaran The 16th Indonesia International Motor Show (IIMS) 2008 lalu. Tapi ajakan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menjajal Yaris TRD Sportivo Limited Edition pantang ditolak.
Maklum, Yaris ini memang very very limited karena hanya ada 10 unit di Indonesia. Dan kesemuanya sudah ludes di IIMS kemarin. Nah, saya mendapat ajakan TAM menjajal Yaris TRD di paving ground Bridgestone di Karawang, Jawa Barat, Rabu lalu.
Yaris hasil kerjasama dengan TRD (Toyota Racing Development) ini mengambil berbasis Yaris tipe J. Soal harga, Yaris TRD dibanderol Rp 166,1 juta lebih mahal Rp 20 juta dari tipe J. Tak ada perubahan di sisi interior dan mesin yang digunakan.
Jalan bergelombang ban serasa nempel di aspal.
Tapi jika dilihat dari eksteriornya, versi TRD ini lebih macho dan sporty lantaran ada tambahan bodi kit. Tampangnya seperti mobil-mobil balap yang berlaga di sirkuit.
Tambahan antara lain pada front bumper spoiler, rear bumper spoiler, rear roof spoiler, side skirt, muffler cutter, dan tentu saja emblem TRD Sportivo di bagian buritan.
Tambahan bodi kit
Perubahan penting dilakukan di bagian suspensi. Tipe biasa menggunakan MacPherson Struts dengan pegas koil dan stablizer (depan) serta torsion beam dengan pega skoil (belakang). Sedangka TRD menggunakan suspensi khusus yang sedikit lebih keras dan lebih pendek sekitar 10 milimeter.
Nah, inilah yang dites. “Coba rasakan bedanya,” kata Achmad Rizal, Marketing Communication PT TAM.
Untuk pembanding, TAM menyediakan satu unit Yaris tipe E bertransmisi manual. Satu putaran dilahap. “Lumayan empuk,” pikir saya soal satu–selain Alphard–yang masuk cersi CBU ini.
Selanjutnya giliran Yaris TRD. Di lap pertama, mengambil jalanan biasa memang tak kentara perbedaannya. Di lap kedua, mengambil jalur bagian kanan yang sedikit bergelombang. Barulah terasa perbedaan. Meski mobil terasa berguncang, tapi ban Yaris TRD serasa lengket di aspal. Padahal ban yang digunakan sama dengan versi E sebelumnya. Tak ada pola gajrut-gajrut, apalagi pantat melambung dari jok. “Kayak nempel aja,” komentar seorang rekan.
Tampil lebih macho
Tikungan cukup tajam juga bisa dilahap dengan nyos. Tak ada rasa oleng atau limbung yang kerap terasa di versi biasa. Padahal pedal gas ditekan cukup dalam.
“Setelan suspensi versi TRD memang terasa nyaman di jalan biasa maupun yang bergelombang,” kata Anton Jimmy, Manajer Aksesoris PT TAM.
Pengen? Memang nggak akan kebagian karena ke-10 unit yang dibawa sudah ludes terjual. Kalaupun mau, setidaknya menunggu tahun depan. Tapi jika tak sabar, TAM kabarnya, menyediakan bodi kit jika ingin membuat Yaris Anda berubah ala TRD.
Sumber : http://rajufebrian.wordpress.com