Tuhan Tidak Pernah Tetapkan Kapan Kiamat Terjadi
Usia bumi yang dihuni oleh milyaran manusia, semakin lama semakin tua, semakin tidak representatif untuk dihuni, layaknya ribuan tahun atau jutaan tahun silam. Ekosistem banyak yang dirusak dan langka, satwa liar dan keaneka ragaman hayati hampir punah ditelan peradaban manusia yang terlalu egois mementingkan kelangsungan hidupnya sendiri.
Perusakan alam yang dilakukan oleh manusia dengan cara menguras habis sumber daya alam yang ada dibumi ini baik melalui penambangan, pengeboran, penebangan hutan dll akan mengakibatkan siklus kehidupan tidak seimbang. Bumi ibarat manusia, bila peredaran darah tidak lancar maka akibat yang sering terjadi adalah hipertensi yang dapat mengakibatkan stroke, bila tidak segera diatasi maka organ tubuh tidak akan berfungsi normal, hingga berakibat pada kematian.
Demikian juga dengan bumi, alam sekitar. Manusia sebagai mahluk yang paling tinggi intelektulitasnya diantara mahluk-mahluk lain, sangat memegang peranan kunci dalam menentukan kelangsungan kehidupan dimuka bumi ini. Sepengetahuan saya, Tuhan tidak pernah menentukan kapan kiamat terjadi, meski hanya disebutkan dibeberapa kitab suci tanda-tanda mendekati kiamat, namun secara explisit tidak pernah ditetapkan kepastiannya kapan hal itu akan terjadi.
Saya berpikiran bahwa sebenarnya manusia sendiri yang menjadi penyebab dan menentukan kapan kiamat itu akan terjadi, itu semua disebabkan oleh ulah manusianya yang tidak bisa menjaga keseimbangan siklus kehidupan di bumi ini. Menguras habis sumber-nya tanpa merehabilitasi. Akibatnya belakangan terjadi pergeseran musim, bencana berkesinambungan, pemanasan global yang ditandai dengan naiknya suhu udara di beberapa wilayah belahan bumi dan mencairnya sebagian kepulauan es di greenland.
Perkembangan ilmu dan tehnologi yang sangat cepat telah membawa dampak yang kurang baik bagi sebagian ekosistem di bumi ini. Bila disalah satu pemahaman agama disebutkan bahwa salah satu tanda-tanda kiamat itu adalah " Matahari Berada Satu Jengkal Diatas Kepala Manusia", bukan tidak mungkin hal ini akan terjadi. Meningkatnya suhu bumi saat ini merupakan tanda-tanda awal menuju kearah sana, andai saat ini manusia tidak segera berupaya untuk mencegah dan mengantisipasi bagaimana kira-kira suhu bumi ini seratus tahun lagi..?.
Manusia modern telah mempersiapkan kiamat untuk anak cucunya kelak, mewariskan peningkatan suhu bumi yang sampai saat ini belum ada solusi untuk pencegahan. Ini ibarat sebuah bola salju yang akan terus menggelinding dan menggumpal besar secara exponensial.
Akankah ini dibiarkan terjadi..?, atau ada upaya dari manusia-manusia untuk mencari jalan keluar sebagai langkah antisipasi !.
By : Cakyoudee
Artikel Terkait:
- Berhari Raya Sesuai Tuntunan Rasulullah
- Bermaaf-maafan Sebelum Ramadhan, Adakah ?.
- "5 Ways To Ensure You Will Have a Happy Life After Divorce"
- KEAJAIBAN HIDUP
- Sby Bakal Tergusur Dari Kursinya
- Isilah Fikiran Dengan Nuansa Positif
- Kimia Kebahagiaan
- Sahabat Sejati
- Poligami Dan Poliklenik
- Gus Dur, Manusia Diatas Manusia
- Prabowo Menuju RI 1
- P B B ( Perserikatan Bangsa Bingung )
- Terima Apa Adanya, Anda Akan Bahagia
- Setan Alas(Set end A Last)